Di Bawah Langit dari Jendela Kelas
Oleh: Layla Rachmad
Pagi datang bersama langkahnya,
tas di bahu dan harap di dada.
Lorong sekolah mulai bersuara,
mengantar hari yang penuh cerita.
Dia duduk di bangku dekat jendela,
membuka buku dengan mata yang menyala.
Di antara angka, kata, dan makna,
dia belajar memahami dunia.
Spidol guru bergerak di papan tulis,
menyusun pelajaran baris demi baris.
Sementara pikirannya berjalan pelan,
mencari mimpi di masa depan.
Tawa teman pecah di sela waktu,
mengisi kelas yang kadang kaku.
Di antara tugas yang datang bertemu,
dia tetap melangkah maju.
Kadang dia menatap langit biru,
melalui jendela yang sedikit berdebu.
Seolah bertanya pada angin yang lalu,
tentang jalan yang akan ia tuju.
Namun hari ini masih berjalan,
dengan buku, pena, dan harapan.
Di setiap halaman yang ia pelajari,
dia sedang menulis cerita hari ini.