u4-WhatsApp-Image-2026-03-05-at-07.43.42
LITERASI DIGITAL MELALUI QR CODE TANAMAN

Memasukkan edukasi botani ke dalam Interactive Flat Panel (IFP) melalui QR Code Tanaman adalah cara cerdas untuk menggabungkan area hijau sekolah dengan teknologi digital. Siswa bisa memindai kode di pohon, dan informasinya muncul di HP mereka atau dibahas bersama di layar IFP kelas.

Berikut adalah langkah-langkah praktis pembuatannya:

Tahap 1: Menyiapkan Konten (Rumah Informasi)

Sebelum membuat QR Code, Anda harus menentukan ke mana kode tersebut akan mengarahkan siswa. Beberapa pilihan terbaik:

  1. Google Sites / Blog Sekolah: Buat satu halaman khusus untuk setiap tanaman (berisi nama latin, manfaat, dan cara perawatan).

  2. Google Drive / PDF: Buat poster digital atau infografis di Canva, simpan sebagai PDF, lalu unggah ke Google Drive. Pastikan akses file diatur ke “Siapa saja yang memiliki link”.

  3. Video Pendek: Rekam video siswa menjelaskan tanaman tersebut, unggah ke YouTube (Unlisted) atau Google Drive.

Tahap 2: Membuat QR Code

Setelah link (tautan) informasi siap, ikuti langkah ini:

  1. Salin Link: Copy URL dari Google Drive, YouTube, atau website Anda.

  2. Gunakan Generator: Buka situs pembuat QR Code gratis di browser IFP atau laptop Anda, seperti:

    • QR Code Generator (qr-code-generator.com)

    • ME-QR (me-qr.com)

    • Monkey QR (qrcode-monkey.com) — Sangat bagus karena bisa menambahkan logo sekolah di tengah QR.

  3. Tempel Link: Pilih tipe “URL”, lalu paste link Anda.

  4. Kustomisasi: Pilih warna atau bentuk yang menarik agar siswa tertarik memindai.

  5. Unduh (Download): Simpan dalam format PNG atau JPG.

Tahap 3: Visualisasi dan Cetak

Agar tahan lama di area taman (outdoor):

  • Desain Label: Gunakan Canva untuk membuat label yang berisi Nama Tanaman, Nama Latin, dan tempelkan gambar QR Code di pojoknya.

  • Laminating: Cetak label tersebut dan lakukan laminating tebal agar tahan air hujan.

  • Pemasangan: Gunakan papan kayu kecil atau gantungkan pada dahan pohon dengan kawat halus.


Tahap 4: Integrasi dengan IFP (Di Dalam Kelas)

Setelah QR Code terpasang di taman, gunakan IFP untuk aktivitas berikut:

  • Tur Virtual: Guru menampilkan foto QR Code di layar IFP. Siswa maju ke depan untuk memindai layar IFP dengan ponsel mereka, atau guru langsung mengklik link tersebut untuk menampilkan data tanaman di layar besar.

  • Presentasi Kelompok: Kelompok siswa yang bertugas meneliti “Pohon Mahoni” mempresentasikan data yang muncul saat QR Code tersebut dipindai, langsung melalui fitur Screen Mirroring ke IFP.

  • Update Data: Jika ada temuan baru (misal tanaman sedang berbunga), guru bisa langsung mengedit file di Google Drive, dan secara otomatis informasi di QR Code tersebut akan terperbarui tanpa harus mencetak ulang.


    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Artikel Terkait

    Prestasi Literasi

    a. Juara  2 GLS Kabupaten Lumajangb. Juara 1 KIR Dinas Pertanian Kabupaten Lumajangc. Juara 1 KIR MGMP IPA Kabupaten Lumajang

    Baca selengkapnya...

    Program Literasi

    1. Program Literasi Inti: Jurnal Baca 15 Menit (Tahap Pembiasaan) Aspek Deskripsi Implementasi Waktu Pelaksanaan 15 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai setiap hari. Bahan Bacaan Buku non-pelajaran (fiksi, non-fiksi, motivasi, sejarah, dll.) yang dibawa siswa dari rumah atau dipinjam dari perpustakaan/pojok baca kelas. Kegiatan Inti Membaca dalam hati (membaca mandiri) atau sesekali Membacakan Nyaring

    Baca selengkapnya...