MANFAAT LITERASI DAN NUMERASI DI SEKOLAH
Literasi dan numerasi merupakan hal penting yang menjadi hal dasar untuk dimiliki setiap individu. Hal ini karena literasi dan munerasi menjadi tolak ukur kemampuan berpikir kritis, analitis, dan logis. Sayangnya banyak yang belum memahami pentingnya literasi dan numerasi ini.
Menurut KBBI, literasi adalah kemampuan menulis dan membaca. Sedangkan numerasi adalah kemampuan untuk menggunakan angka dan simbol yang terkait dengan matematika dasar. Kalua menurut Kemendikdasmen, literasi adalah kemampuan untuk mengakses, memahami, dan menggunakan informasi melalui berbagai media guna meningkatkan kualitas hidup seseorang. Jadi jelas, kemampuan dari keduanya sangat penting karena menjadi dasar berpikir kritis yang relevan di berbagai bidang kehidupan.
Banyak alasan mendesak untuk segera mengenalkan kedua keterampilan itu terhadap peserta didik mengingat banyak manfaat yang didapatkan. Numerasi dan literasi bukan sekadar berhitung dan membaca. Dua kemampuan tersebut adalah pemahaman yang penting untuk lebih tanggap dan berpikir kritis dalam menghadapi kehidupan sehari-hari.
Pentingnya Literasi dan numerasi di dunia Pendidikan merupakan pondasi penting yang harus dikenalkan pada anak sejak usia dini. Edukasi tentang keduanya harus benar-benar diperhatikan agar mereka mengetahui manfaatnya. Kita tahu bahwa anak-anak sekarang minat untuk membaca maupun menulis cenderung menurun, apalagi berhitung. Mereka lebih suka terhadap audio visual yang menurut mereka lebih menarik dan tidak membosankan. Inilah yang harus kita luruskan bahwa tidak semua permasalahn dapat dilakukan dengan menggunakan audio visual. ini perlu terus dijalankan dan dikembangkan untuk mendukung proses belajar yang lebih baik.
Data dari UNESCO menunjukkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah, yakni sekitar 0,001%, yang berarti dari 1.000 orang Indonesia hanya satu orang yang memiliki minat membaca yang tinggi (Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, 2020). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa budaya membaca di masyarakat Indonesia masih belum berkembang secara optimal sehingga berdampak pada rendahnya tingkat literasi masyarakat secara umum (Kalla Institute, 2024).
Keterampilan numerasi merupakan keterampilan fundamental bagi setiap individu guna dapat memahami, menggunakan, dan mengaplikasikan konsep matematika. Hal ini karena numerasi berbentuk pemahaman bilangan, simbol, serta kemampuan untuk memecahkan masalah matematika dalam konteks kehidupan.
Manfaat Literasi Numerasi :
- Literasi numerasi membantu peserta didik dalam merencanakan dan mengelola kegiatan dengan efektif. Misalnya, dalam merencanakan anggaran keuangan harian, anak dilatih untuk membuat perhitungan cermat dan rasional.
- Siswa mampu membaca informasi dalam bentuk grafik atau tabel dan menganalisisnya. Hal ini membantu mereka dalam memahami fenomena sehari-hari seperti cuaca, ekonomi, atau perkembangan teknologi.
- Literasi numerasi melatih peserta didik untuk mengambil keputusan berdasarkan fakta dan data yang tersedia. Misalnya, dalam menentukan pilihan produk dengan harga terbaik atau dalam menghitung waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas.
Dari keduanya dapat disimpulkan bahwa iterasi numerasi merupakan kompetensi penting yang dapat membantu peserta didik dalam memecahkan masalah, mengambil keputusan logis, dan mengelola aktivitas sehari-hari dengan efektif. Tujuan literasi numerasi tidak hanya sebatas pada penguatan pengetahuan matematika, tetapi juga penerapan keterampilan numerasi dalam konteks nyata. Dengan kemampuan literasi numerasi, generasi muda Indonesia diharapkan mampu bersaing secara global dan memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan bangsa.