Lonceng pagi memecah sunyi
Mengajak kaki melangkah pasti
Di sini, di bawah atap yang menaungi
Aku mengeja mimpi yang kian bersemi.
Bukan sekadar rumus dan aksara yang kupelajari
Namun arti disiplin dan jati diri
Lembar demi lembar buku kulewati
Menambal celah bodoh yang kian pergi.
Guru adalah kompas di tengah lautan
Mengarahkan bidukku menuju impian
Teman adalah saudara dalam perjuangan
Berbagi tawa di sela peluh dan beban.
Sekolah ini adalah rahim ilmu
Tempatku menempa mental yang kaku
Hingga esok tiba waktunya aku
Mengepak sayap, terbang dari bangku.