Puisi Pesona Makna Spensaja

Gema Wahyu di SMP Negeri 1 Jatiroto

​

Bulan Ramadhan pun tiba

Bulan suci bulan penuh keberkahan

Di sela riuh tawa lepas tanpa beban

Ada hening yang tiba-tiba menyeruak

Di bawah atap SMP Negeri 1 Jatiroto nan elok

Langkah kaki menderu menuju satu doa

​Bukan hanya  sekadar seragam yang berganti putih,

Tapi hati yang belajar untuk menjadi lebih jernih

Di antara meja kayu dan papan tulis yang mulai memudar warnanya

Lantunan ayat suci mengalir begitu manis menggema

​Ustadz dan ustadzah  membimbing dengan rasa sabar

Menanam benih iman agar tumbuh mengembang

Mengisi jiwa-jiwa yang labil dan kosong

Belajar tentang adab yang lebih tinggi dari ilmu

Belajar tentang membentengi  iman yang terkadang naik turun

Belajar tentang bakti yang tak akan pernah  lekang oleh waktu dan keadaan

​Wajah-wajah ceria itu kini tertunduk khusyuk

Mecoba meresapi nasihat yang terdengar begitu sejuk

Jatiroto menjadi saksi bisu tunas bangsa ditempa

Bukan hanya sekedar cerdas akal, tapi juga mulia jiwa

​Semoga gema pesantren ini tak lekas berlalu

Akan terus terpatri dalam sanubari

Bak  lentera yang bersinar di kegelapan

Dari sekolah ini, kami berharap lahir generasi muda yang tangguh

Siap membela kebenaran karena iman

Hatinya selalu terpaut pada Tuhan

Selalu takut melakukan kesalahan

Mahkota Pagi di SPENSAJA

​

Mentari baru saja terbangun dari peraduannya

Di ufuk Jatiroto yang masih berembun

Pagi  hening  seketika menjadi riuh

Memecah kesunyian yang menyayat

Teriakan nan ceria, seakan dunia ini hanya milik mereka

Seketika terganti senandung ayat suci dari tiap sudut kelas

​Lembar demi lembar mushaf dibuka,

Menjadi pembuka hari di SMP Negeri 1 Jatiroto

Suara-suara terlantun  melangitkan doa

Membasuh jiwa yang merindu akan rahmatNya

​Kini tiada lagi  teriakan, hanya gumam yang berkumandang,

Melaantunkan surah demi surah dengan penuh khusyuk

Guru dan murid larut dalam satu rindu,

Mencari berkah di bulan yang penuh berkah

​Bukan sekadar mengejar fasihnya pelafalan

Tapi menanam karakter yang tak  tergoyahkan

Agar ilmu yang tertanam dalam jiwa

Meresap jadi akhlak yang bercahaya

​Di bawah langit Jatiroto, tadarus terus dikumandangkan

Berharap iman kian menebal membentengi diri

Membuat semangat belajar kian luas membentang,

Sebelum pena menari di atas kertas putih

Al-Qur’an telah lebih dulu berkumandang

Membuat hati tenang mengikuti pelajaran

Jendela Dunia di SPENSAJA

​

Lonceng pagi baru saja berdenting

Semua siap dan asyik memaknai kata demi kata

Dalam deretan buku fiksi dan nonfiksi

Kepala tertunduk mencoba menerawang dengan mata berbinar

Di bangku SMP Negeri 1 Jatiroto

Dunia yang luas mengecil dalam genggaman buku

​Bukan sekadar deretan huruf yang terbaca

Tapi imajinasi yang mulai mengepakkan sayapnya

Dari sejarah yang jauh hingga sains yang nyata

Siswa-siswi terpaku dalam diam yang penuh makna

​Hening sejenak, hanya suara lembaran beradu

Mencari jawaban di balik kalimat yang padu

Literasi bukan sekadar tugas yang kaku

Tapi kebutuhan jiwa untuk terus melaju

Akan luasnya cakrawala dunia

​Di sini, di Jatiroto, pena mulai menari

Menuangkan gagasan dari benak yang mandiri

Membaca untuk tahu, menulis untuk mengabadi

Menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan nanti

​Biarlah buku menjadi sahabat sejati

Di antara riuhnya teknologi yang silih berganti

Persaingan sengit tak terelakkan lagi

Karena mereka yang membaca adalah mereka yang melihat

Cahaya ilmu yang takkan pernah sekarat

Puncak Cahaya di SPENSAJA

​

Di bawah langit Jatiroto yang membentang luas

Ada mimpi-mimpi yang belum terwujud

Bukan sekadar angan yang hanyut terbawa arus

Tapi tekad baja yang ditempa terus-menerus

​SMP Negeri 1 Jatiroto menjadi saksi bisu

Ribuan hari penuh peluh dan perjuangan

Dari deretan rumus yang menguji logika

Hingga bait puisi yang menyentuh jiwa

​Sukses bukanlah hadiah yang datang tiba-tiba

Ia adalah buah dari sabar yang tak terhingga

Tentang proses panjang penuh liku dan lara

Tentang usaha yang tak kenal Lelah

Berharap hasil kan datang setelah usaha dilakukan

​Lihatlah mereka yang kini berdiri tegak,

Membawa ilmu yang tlah diterima

Mengharumkan nama sekolah tercinta

Menjadi bukti nyata dari sebuah janji yang menyala

​Jatiroto bukan hanya sekedar tanah kelahiran

Tapi tanah perjuangan

Saksi jatuh bangunnya meraih  impian

Sukses bukan sekedar slogan yang hanya ditulis dan diucapkan

Teruslah melangkah, gapai bintang di angkasa

Karena sukses adalah milik kita yang mau berjuang, berusaha, dan berdoa

Motto Sukses SMP Negeri 1 Jatiroto

​

Di koridor SMP Negeri 1 Jatiroto,

Slogan “Sukses” bukan sekadar gema tanpa makna

Juga bukan  tentang angka-angka yang berderet kaku

Atau piala emas yang berdebu di balik kaca lemari yang berjajar rapi di etalase

​Sukses bukan sekedar slogan yang tiap saat mudah diucapkan

Bukan sekadar lisan yang fasih mengeja abjad demi abjad

Ia adalah keberanian untuk Kembali bangkit

Saat dunia memaksa untuk tunduk dalam sakit

Juga bukan soal mengalah

Tapi seberapa besar manfaat kehadiran kita untuk orang lain

Karakter yang tercipta dari pribadi santun

Tak kan lekas layu oleh terpaan angin, panas, dan hujan

​Sukses adalah saat literasi menjadi jendela,

Bukan sekadar lembaran buku yang terbuka dan dibaca tak ada makna

Pikiran yang berkelana dalam imajinasinya

Dengan  pikiran  tajam, kritis, dan bijaksana

Kita kan mampu membaca dunia

​Sukses bukan tak pernah gagal

Tapi cepat  bangkit saat terjatuh

Membangun disiplin meski raga terasa rapuh

Pantang menyerah apalagi mengalah

Ada adab yang harus dijaga

Diletakkan di atas ilmu yang kita punya

Tentang bakti yang tak pernah ragu, rapuh, dan angkuh

​Jatiroto…kami belajar satu hal nyata

Sukses sesungguhnya adalah menjadi manusia seutuhnya

Jejak Langkah kita berarti bagi negeri

Dibangun dari pondasi kuat tak tertandingi

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Artikel Terkait

    Prestasi Literasi

    a. Juara  2 GLS Kabupaten Lumajangb. Juara 1 KIR Dinas Pertanian Kabupaten Lumajangc. Juara 1 KIR MGMP IPA Kabupaten Lumajang

    Baca selengkapnya...

    Program Literasi

    1. Program Literasi Inti: Jurnal Baca 15 Menit (Tahap Pembiasaan) Aspek Deskripsi Implementasi Waktu Pelaksanaan 15 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai setiap hari. Bahan Bacaan Buku non-pelajaran (fiksi, non-fiksi, motivasi, sejarah, dll.) yang dibawa siswa dari rumah atau dipinjam dari perpustakaan/pojok baca kelas. Kegiatan Inti Membaca dalam hati (membaca mandiri) atau sesekali Membacakan Nyaring

    Baca selengkapnya...