Rasa yang Tertinggal
Karya: Cheril Vidia Nur Fitri
Malam bersalju, angin berdesir dingin,
sedingin tubuhmu yang sakit.
Semangkuk sajian terakhir yang hangat,
sehangat kasih yang kau beri untukku.
Tubuhmu yang terus berjuang,
tak beda dengan hatiku yang kian gelisah,
teringat janji yang belum sempat kutepati,
sebelum jiwamu melangkah ke alam lain.
Semangatmu terus menggema,
bagaikan pelita yang tak pernah padam,
menyelimuti ku dengan kehangatan abadi,
yang tetap hidup, hingga saat ini.